HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TERJADINYA INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA)

  • Yuni Asri ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang
  • Dion Kunto Adi Patria ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang
  • Dian Pitaloka Priasmoro ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang
  • Amin Zakaria ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) adalah kondisi umum yang mengakibatkan infeksi pada bagian atas sistem pernapasan. Penyebabnya dapat berupa virus atau bakteri. ISPA sering terjadi di seluruh dunia dan dapat mempengaruhi individu dari segala usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dan aktivitas fisik dengan ISPA.  Desain dalam penelitian ini adalah cross sectional, teknik pengambilan sample menggunakan proportional sampling dan didapatkan sejumlah 1364 responden. Instrumen pengukuran ini menggunakan kuesioner, dan hasil analisis bivariat menggunakan chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan, umur, status pernikahan, agama, penghasilan, aktivitas fisik (olah raga), perilaku merokok dengan terjadinya ISPA dengan nilai p-value < 0,05. Pentingnya dalam melakukan kampanye edukasi pada masyarakat dan diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih baik dalam pencegahan, diagnosis, dan pengobatan ISPA untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.


Kata Kunci: Perilaku merokok, aktivitas fisik, olah raga, status ekonomi, ISPA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahyanti, M., & Duarsa, A. B. S. (2013). Hubungan merokok dengan kejadian ispa pada mahasiswa politeknik kesehatan kementerian kesehatan tanjungkarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 7(2), 47-53.
Asri, Y., & Chuang, K. Y. (2023). Prevalence of and Factors Associated with Depressive Symptoms among Indonesian Migrant Workers in Taiwan. Int J Environ Res Public Health, 20(5). https://doi.org/10.3390/ijerph20054056
Asri, Y., Priasmoro, D. P., Muhtar, M. S., & Manga, Y. B. (2024). Depression Among Islamic Boarding Schools Students During the COVID-19 Pandemic in East Java, Indonesia. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 19(1), 51-58.
Fuqoha, I. S., Suwondo, A., & Jayanti, S. (2017). [level of finedust, Acute Respiratory Infection (ARI), Jepara]. 2017, 5(1), 9. https://doi.org/10.14710/jkm.v5i1.15590
Hotima, S. H. (2020). Perilaku hidup bersih dan sehat era new normal. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu, 3(2), 188-205.
Kemenkes. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020.
Ketaren, J. U. (2018). Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pemakaian Antibiotika Pada Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) di Rumah Sakit dr. Djoelham Binjai Tahun 2018 Institut Kesehatan Helvetia].
Lazamidarmi, D., Sitorus, R. J., & Listiono, H. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 299-304.
Lubis, A. S. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA di Wilayah Puskesmas Sentosa Baru Medan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara].
Malang, P. (2023). Kasus ISPA Naik, Ini Imbauan Kadinkes Kota Malang. https://malangkota.go.id/2023/09/26/kasus-ispa-naik-ini-imbauan-kadinkes-kota-malang/#:~:text=Kasus%20ISPA%20di%20Kota%20Malang,56%20ribu%20selama%201%20tahun.
Nurtanti, R., & Azam, M. (2022). Risk Factors of Acute Upper Respiratory Tract Infection Incidence (Non-Covid-19): A Case Study in the Work Area of the Sukorejo Primary Healthcare Center, Pacitan Regency [acute upper respiratory tract infection; non-COVID-19; risk factors, smoking, house ventilation, room occupancy]. 2022, 5(2), 13. https://doi.org/10.14710/jphtcr.v5i2.14398
Organization, W. H. (2014). Infection prevention and control of epidemic- and pandemic-prone acute respiratory infections in health care. Jenewa.
Organization, W. H. (2020). Pusat Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut Berat Geneva, Switzerland. https://www.who.int/docs/default-source/searo/indonesia/covid19/who-2019-ncov-pusat-pengobatan-infeksi-saluran-pernapasan-akut-berat.pdf?sfvrsn=3e00f2b7_2
Rahmadani, A. (2011). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Polisi Lalu Lintas di Kota Yogyakarta 2011 Poltekkes Kemenkes Yogyakarta].
Sutarno, M., & Liana, N. A. P. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa. Jurnal Antara Keperawatan, 2(2), 44-50.
Tomatala, S., Kinasih, A., Kurniasari, M. D., & De Fretes, F. (2019). Hubungan antara aktivitas fisik dengan kekambuhan ispa pada anak usia sekolah di kecamatan bringin kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 6(1), 537-541.
Usman, W., Taruna, J., & Kusumawati, N. (2023). Faktor – Faktor Penyebab Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) Di Musim Kemarau Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Kampar. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 4(2), 149 - 156. https://doi.org/10.31004/prepotif.v4i2.964
Wulandhani, S., & Purnamasari, A. B. Analisis Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut ditinjau dari Lingkungan Fisik.
Published
2024-05-27
How to Cite
ASRI, Yuni et al. HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TERJADINYA INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA). Jurnal Ilmu Kesehatan, [S.l.], v. 12, n. 2, p. 198 - 205, may 2024. ISSN 2579-7301. Available at: <http://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/677>. Date accessed: 13 july 2024. doi: https://doi.org/10.32831/jik.v12i2.677.
Section
Articles