PERBEDAAN MOTIVASI IBU DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IMPLAN SEBELUM DAN SESUDAH PROMOSI KESEHATAN MEDIA VIDEO DI DESA REMBANGKEPUH KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI

  • Yunarsih Yunarsih Akper Dharma Husada kediri
  • Sumi Dwi Antono Poltekkes Kemenkes Malang Prodi Kebidanan Kediri
  • Retna Lea Santika Poltekkes Kemenkes Malang Prodi Kebidanan Kediri

Abstract

The implant contraceptive method is one of the contraceptive methods that are less attractive to the public, especially couples of childbearing age, although the effectiveness of implant contraception is very high. The area in Kediri District which have the lowest implant acceptor is in he village of Rembangkepuh the working area of the Wonorejo Health Center. Lack of motivation for couples of childbearing age to participate in family planning is caused by several things, one of them is because socialization is still not implemented optimally. The purpose of this study was to determine differences in maternal motivation in the selection of implant contraception before and after the health promotion of video media. This study uses a one-group pretest-posttest design and used simple random sampling technique with 30 subjects. The results showed that the mother's motivation in choosing the implant contraception before being given the highest video media health promotion was in the highly unmotivated category as many as 19 respondents (63%), while the mother's motivation in choosing implant contraception after being given health media promotion was in the highly motivated category of 15 respondents ( 50%). Statistical tests were performed using Wilcoxon Match Paired Test statistic obtained Z count> Z table that is 4,294> 1,645 so it can be concluded that there are differences in maternal motivation in the selection of implant contraception before and after vidio health promotion..


Keywords: Health Promotion, Implants, Motivation

Downloads

Download data is not yet available.

References

Daftar Pustaka
B. Uno, Hamzah. 2013. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Badan Pusat Statistik. 2015. Statistik Indonesia : Statistical Yearbook of Indonesia 2015. Jakarta : BPS.
Dinas Kesehatan Kabupaten. 2016. Data MKJP Implan Tertinggi dan Terendah di Kabupaten Kediri
Farid, Monika dan Felita Anggreani. 2017. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Desa Salassae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan”. JST Kesehatan (online), Vol.7 No.4, (http://pasca.unhas.ac.id diakses tanggal 13 Juli 2018).
Kaseuntung, Chistina, dkk. 2015. “Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Dalam Pemilihan Kontrasepsi di Desa Kalama Darat Kecamatan Tamako Kepulauan Sangihe”. ejournal Keperawatan (e-Kp) Universitas Sam Ratulangi Fakultas Kedokteran (online), Vol.3 No.3, (www.google.co.id diakses tanggal 13 Juli 2018).
Kemenkes. 2013. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Jakarta.
Lasut, Veby Monica et. al. 2014. “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan PUS Tentang Alat Kontrasepsi Implan Di Wilayah Kerja Puskesmas Nuangan Bolaang Mongondow Timur”. Ejournal Keperawatan (e-Kp) Universitas Sam Ratulangi Fakultas Kedokteran (online), (www.google.co.id diakses tanggal 13 Juli 2018).
Nofrijal. 2013. Pengalaman Negara-negara Asia Pasifik Dalam Menurunkan Angka Unmet Need. Tersedia di http://theprakarsaa.org/new/ttp://theprakarsaa.org/new/ck_uploads/files.pdf diakses tanggal 10 Januari 2018.
Notoadmodjo, S. 2010. Perilaku Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta Rineka: Cipta
Oktadinata, Sandra. 2011. “Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual TerhadapPeningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada StandarKompetensi Memeperbaiki Sistem Starter Dan Pengisian Di SMKMuhammadiyah 4 Klaten Tengah”. Tidak diterbitkan. Fakultas TeknikUniversitas Negeri Yogyakarta : Yogyakarta.
Pinem, Saroha. 2009. Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. Jakarta : CV. Trans Info Media
Riskayati. 2017. “Hubungan Pengetahuan, Pendidikan, Dan Pekerjaan Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Implant Di Puskesmas Tawaeli”. JIK Akademi Kebidanan Palu (online), Vol.11 No.2, (http://junal.poltekkespalu.ac.id diakses tanggal 13 juli 2018).
Robins, 2010. Human Resource Management. 11 th edition. Pearson. Prentice Hall, New jersey
Sri, Handayani.2010.Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Rihama.
Sudjana, D. 2007. Ilmu Dan Aplikasi Pendidikan. Jakarta: Grasindo.
Syaifudin. 2010. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Yanuarini, Triatmi Andri et. al.. “Perbedaan Motivasi Wanita PUS Usia 35-49 Tahun untuk Menggunakan Implant Sebelum dan Setelah Diberikan Penyuluhan di Dusun Mojolegi Desa Bendo Kec. Pare”. Jurnal IlmuKesehatan,(2015), Vol. 3 No. 2: 68-75.
Published
2018-11-23
How to Cite
YUNARSIH, Yunarsih; ANTONO, Sumi Dwi; SANTIKA, Retna Lea. PERBEDAAN MOTIVASI IBU DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IMPLAN SEBELUM DAN SESUDAH PROMOSI KESEHATAN MEDIA VIDEO DI DESA REMBANGKEPUH KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI. Jurnal Ilmu Kesehatan, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 210 - 218, nov. 2018. ISSN 2579-7301. Available at: <https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/182>. Date accessed: 20 sep. 2019. doi: https://doi.org/10.32831/jik.v7i1.182.
Section
Articles