PERAN PETUGAS PROMOSI KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI DI KALIMANTAN TIMUR

  • Riza Hayati Ifroh Universitas Mulawarman
  • Rahmi Susanti Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda-Kalimantan Timur
  • Lies Permana Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda-Kalimantan Timur
  • Reny Noviasty Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda-Kalimantan Timur

Abstract

Proses peningkatan pendidikan dan literasi kesehatan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan perilaku kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Tenaga promosi kesehatan profesional pada suatu layanan kesehatan harus memiliki kompetensi dasar yaitu komunikasi interpersonal dan analisis sasaran pendidikan dan media secara spesifik, serta memahami konsep-konsep dasar informasi kesehatan. Kalimantan Timur dalam hal iniperlu mengoptimalkan pelaksanaan advokasi dan edukasi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Tujuan dalam penelitian ini mengidentifikasi karakteristik petugas promosi kesehatan di Kalimantan Timur, mengidentifikasi jenis media yang digunakan dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, serta melakukan uji beda pengetahuan sebelum dan sesudah responden mendapatkan intervensi audiovisual. Penelitian ini dilaksanakan dengan desain kuantitatif kombinasi pendekatan survei dan pre-eksperimen, dengan besar sampel 25 responden. Hasil penelitian ini adalah media komunikasi, informasi dan edukasi yang digunakan pada pelaksanaan edukasi kepada masyarakat 56% adalah leaflet dan 40% masing- masing pada powerpoint dan lembar balik. Adapun media yang memiliki hubungan secara statistik pada jenis media yaitu fotonovela (p=0.022) dan lembar balik (p=0.004). Pelaksanaan uji media audiovisual mengenai konseling pada petugas promosi kesehatan mengalami peningkatan pengetahuan (p-value= 0.003) atau (p<0.05). Perlu peningkatan kompetensi mengenai strategi pemilihan media dan pembuatan media komunikasi informasi edukasi yang lebih inovatif dengan menyesuaikan perkembangan teknologi serta menyesuaikan dengan sumberdaya yang tersedia di Kalimantan Timur.


 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boerma, T., Mathers, C., AbouZahr, C., Chattergi, S., Hogan, D., & Stevens, G. (2015). Health in 2015: From MDGs, Millennium Development Goals to SDGs, Sustainable Development Goals. Geneva, Switzerland. https://doi.org/10.1007/BF01918387
Darnton, A. (2008). GSR Behaviour Change Knowledge Review Practical Guide : An overview of Practical Guide : An overview of behaviour change models and their uses (p. 43).
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta. Division, C. H., & Diseases, I. (2010). BEHAVIOR CHANGE COMMUNICATION ( BCC ) Learning Resource Package Facilitator ’ s Guide (Vol. 1997, pp. 1–101).
Estrada, L. M., & Koolen, M. (2018). Audiovisual Media Annotation Using Qualitative Data Analysis Software : A Comparative Analysis, 23(13), 40–60.
Government Communication Network. (2009). Communications and behaviour change.
Hastuti, P., Widiastuti, A., Purwokerto, J. K., & Semarang, P. K. (2018). PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA TENTANG TB PARU, 14(1), 7–13.
Ifroh, R. H., & Ayubi, D. (2018). Efektivitas Kombinasi Media Audiovisual Aku Bangga Aku Tahu Dan Diskusi Kelompok Dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang HIV- AIDS. Perilaku Dan Promosi Kesehatan, 1(1), 32–43.
Kobel, S., Wartha, O., Wirt, T., Dreyhaupt, J., Lämmle, C., Friedemann, E., … Steinacker, J. M. (2017). Design , Implementation , and Study Protocol of a Kindergarten-Based Health Promotion Intervention, 2017.
Maulana, H. (2007). Promosi Kesehatan. (E. K. Yudha, Ed.). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Nasution, N. A. (2010). EFEKTIVITAS MEDIA PROMOSI KESEHATAN (LEAFLET) DALAM
PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG INISIASI MENYUSU DINI
(IMD) DAN ASI EKSKLUSIF. Universitas Sumatera Utara Medan.
Notoadmojo. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. In Rineka Cipta. https://doi.org/10.1016/j.jallcom.2009.10.130
Rogers, E. M., & Shoemaker, F. (1983). Diffusion of innovation: a cross-cultural approach. https://doi.org/10.1007/s10661-014-3885-4
Schiavo, R. (2007). Health Communication From Theory to Practice (Ist). United States of America.
Senlling, Susan; Meserve, A. (2016). Evaluating health promotion programs : introductory workbook. Ontario.
Shaluhiyah, Z., Widjanarko, B., Pelayanan, S., Spm, M., Kesehatan, P., & Kota, K. (n.d.). Kinerja Petugas Penyuluh Kesehatan Masyarakat dalam Praktek Promosi Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, 165–173.
Triyanti, M., Widagdo, L., & BM, S. (2017). Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Posyandu dengan Metode BBM dan Mind Mapping. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 12(2), 265–277.
Published
2019-05-22
How to Cite
IFROH, Riza Hayati et al. PERAN PETUGAS PROMOSI KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI DI KALIMANTAN TIMUR. Jurnal Ilmu Kesehatan, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 281 - 289, may 2019. ISSN 2579-7301. Available at: <https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/202>. Date accessed: 24 june 2019. doi: https://doi.org/10.32831/jik.v7i2.202.
Section
Articles