PENGARUH EKSTRAK BUNGA KAMBOJA (PLUMERIA ACUMINATA) TERHADAP KEMATIAN LARVA AEDES AEGYPTI
Abstract
Pendahuluan: Penyakit DBD merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Berdasarkan data yang di dapatkan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2020 tercatat 108.303 kasus DBD. Salah satu cara mencegah penyakit DBD dengan insektisida kimia. Penggunaan insektisida kimia berlebihan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, maka di cari alternatif salah satunya dengan penggunakan bahan alami dari ekstrak bunga kamboja (Plumeria Acuminata). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh esktrak bunga kamboja (Plumeria acuminata) konsentrasi 0%, 1,5%, 3%, 6% terhadap kematian larva Aedes aegypti. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Experimental dengan desain after only control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh larva Aedes aegypti sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 320 larva Aedes aegypti instar III. Hasil: Hasil penelitian, pada pengamatan 24 jam larva Aedes aegypti instar III di konsentrasi 1,5%, 3% dan 6% dapat membunuh 6,25%-100% larva uji, sedangkan pada konsentrasi 0% tidak terdapat kematian larva. Diskusi: Dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa ada perbedaan mortalitas larva Aedes aegypti instar III dengan kelompok konsentrasi ekstrak bunga kamboja (Plumeria acuminata). Peningkatan informasi serta pengaplikasian ekstrak bunga kamboja (Plumeria acuminata) sebagai salah satu rekomendasi program dalam pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kata Kunci: Ekstrak bunga kamboja, Kematian, Larva
Downloads
References
Caraswati, S. (2018) Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Kamboja (Plumeria acuminata) Sebagai Larvasida terhadap Larva Aedes aegypti.
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun (2020) ‘Profil Kesehatan Kabupaten Madiun Tahun 2020’.
Hamzah, S. (2015) ‘Uji Efektifitas Infusa Daun Pepaya (Carica papaya Linn) Terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Aedes aegypti’.
Krisno, W. et al. (2021) ‘Penentuan Kualitas Air Minum Dalam Kemasan Ditinjau Dari Parameter Nilai Ph Dan Tds’, Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2021, (416), pp. 2009–2011.
Musdalifah (2016) Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis ( Citrus aurantifolia ) Sebagai Insektisida Hayati Terhadap Nyamuk Aedes aegypti, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alaudin Makassar.
Prasetyowati, H., Astuti, E. P. and Ruliansyah, A. (2016) ‘Penggunaan Insektisida Rumah Tangga dalam Pengendalian Populasi Aedes aegypti di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta Timur’, 3.
Prastiwi, R., Moelyaningrum, A. D. and N, P. T. (2019) ‘Penggunaan Larutan Pepaya (Carica papaya) sebagai Larvasida Nyamuk Aedes aegypty’, Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi, 7(2), p. 59. doi: 10.32672/jss.v7i2.1304.
Pudding, F. H. (2018) ‘Daya Tolak Ekstrak Bunga Kamboja (Plumeria acuminata)Terhadap Gigitan Aedes sp’, pp. 7–24.
Siregar, C. S. D. (2020) Uji Efektivitas Larvasida Ekstrak Daun Mangga ( Mangifera indica L.) Terhadap Larva Aedes aegypti. Malikussaleh Lhokseumawe.
Suari, L. G. S. A., Haq, A. D. and Rahayu, L. A. D. (2021) ‘Potensi Ekstrak Bunga Kamboja (Plumeria sp.) dan Bunga Kluwih (Artocarpus camansi) sebagai Biolarvasida Nyamuk Anopheles sp Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Malaria’, 8(3), pp. 137–145.






