MONITORING PARENTAL DAN AKSESIBILITAS PORNOGRAFI PADA REMAJA

  • Endang Mei Yunalia Universitas Kadiri
  • Muhamad Ridlo Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri

Abstract

Aksesibilitas pornografi merupakan kemudahan dalam mendapatkan material yang menyajikan hal atau materi seksual yang dapat menyebabkan kerusakan dan masalah pada aspek fisik dan dampak psikososial yaitu berupa ketegangan mental dan kebingungan akan peran sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara monitoring parental dan aksesibilitas pornografi pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 172 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden dengan monitoring parental sedang memiliki aksesibilitas pornografi yang rendah (37,79%). Berdasarkan hasil uji analisis Spearman Rank didapatkan data ρ-value sebesar 0,000<0,05 yakni, dengan koefisien korelasi 0,734 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti ada hubungan antara monitoring parental dan aksesibilitas pornografi pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan bagi orang tua agar melakukan monitoring parental kepada remaja dengan memenuhi 5 konstruk supaya remaja tidak mengalami penyimpangan akibat mudahnya aksesibilitas pada pornografi.


 


Kata Kunci: Monitoring Parental, Pornografi, Remaja

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, N., 2009. Pendidikan Seks Untuk Anak ala Nabi. Solo: Pustaka Iltizam.
Anisah, N., 2016. Efek Tayangan Pornografi di Internet Pada Perilaku Remaja di Desa Suka Maju Kecamatan Tenggarong Seberang. eJournal Ilmu Komunikasi, pp.115-24.
Apriadi, T., 2013. Laterasi Media: Cerdas Bermedia Khalayak Media Massa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Armando, A., 2004. Mengupas Batas Pornografi. Jakarta: Booklet Kementrian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia.
Dewi, S., 2011. 1001 Tanya Anak Soal Seks. Yogyakarta: Sunshine Books.
Gatra, 2009. Pornografi Rusak Jaringan Otak. [Online] Available at: HYPERLINK "http://www.gatra.com" http://www.gatra.com [Accessed 31 Oktober 2017].
Sarwono, S.W., 2010. Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Soebagijo, A., 2008. Pornografi Dilarang Tapi Dicari. Jakarta: Gema Insani.
Surbakti, 2006. Kenakalan Orang Tua Penyebab Kenakalan Remaja. Elex Media Komputindo.
Suwarni, Selviana, 2015. Inisiasi Seks Pranikah Remaja dan Faktor Yang Mempengaruhi. Kesehatan Masyarakat, pp.169-77.
Suwarni, L., 2009. Monitoring Parental dan Perilaku Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual Remaja SMA Di Kota Pontianak. jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol. 4.
Tralle, M., 2002. Monitoring Tips for Parents. Child Welfare Report.
Razak, Nuraini, 2014. Penggunaan Internet di kalangan anak-anak dan Remaja di Indonesia. [Online] Available at: https://www.unicef.org/indonesia/id/media_22169.html [Accessed 1 Desember 2017].
Yuanita, S., 2011. Fenomena dan Tantangan Remaja Menjelang Dewasa. Yogyakarta: Briliant Book.
Published
2019-11-05
How to Cite
YUNALIA, Endang Mei; RIDLO, Muhamad. MONITORING PARENTAL DAN AKSESIBILITAS PORNOGRAFI PADA REMAJA. Jurnal Ilmu Kesehatan, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 10 - 17, nov. 2019. ISSN 2579-7301. Available at: <https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/223>. Date accessed: 06 dec. 2019. doi: https://doi.org/10.32831/jik.v8i1.223.
Section
Articles