FAKTOR RESIKO DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE

  • Moh Alimansur Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri
  • Puguh Santoso Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Abstract

Pendahuluan:.Stroke merupakan penyakit sistem persyarafan yang paling banyak terjadi saat ini, stroke menyebabkan kelemahan dan kelumpuhan pada pasien sehingga membutuhkan perawatan cukup lama. Sebagian besar pasien stroke dirawat dengan kondisi tirah baring lama  yang dapat mencetuskan terjadinya luka dekubitus. Angka kejadian dekubitus pada pasien stroke cukup banyak terjadi. Tingginya angka kejadian ini akibat banyaknya faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya dkubitus pada pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mngidentifikasi faktor resiko dekubitus apa saja yang terdapat pada pasien stroke. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian dekriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel diambil dari penderita Stroke yang dirawat di Rumah Sakit Gambiran Kediri dengan minimal perawatan 3 hari. Untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan kajadian stroke digunakan analisis spearman rho dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 19.  Hasil: Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai p-value = 0,000 untuk variabel penurunan sensasi, kelembaban kulit, penurunan mobilitas atau gerak, kemampuan aktivitas, gesekan, status nutrisi dan inkontinensia yang menunjukkan variabel tersebut sangat berhubungan dengan perkembangan luka dekubitus. Untuk penurunan kesadaran didapatkan nilai p-value =0,812 yang berarti penurunan kesadaran tidak ada mempengaruhi secara langsung terjadinya luka dekubitus. Diskusi:.luka dekubitus merupakan suatu komplikasi serius akibat tirah baring, mengenali resikonya sangat penting sehingga bisa dicegah dengan tepat agar tidak terjadi luka dekubitus.


Kata Kunci: Dekubitus, Stroke, Resiko

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, F., & Purwaningsih, H. (2014). Pengaruh Alih Baring terhadap Kejadian Dekubitus pada Pasien Stroke yang Mengalami Hemiparesis di Ruang Yudistira di RSUD Kota Semarang. Jik, 2(4), 25–35. https://doi.org/10.1016/j.cplett.2014.07.055
Anders, J., Heinemann, A., Leffmann, C., Leutenegger, M., Pröfener, F., & von Renteln-Kruse, W. (2010). Decubitus ulcers: pathophysiology and primary prevention. Deutsches Arzteblatt International, 107(21), 371–81; quiz 382. https://doi.org/10.3238/arztebl.2010.0371
Buijck, B., & Ribbers, G. (2016). The Challenges of Nursing Stroke Management in Rehabilitation Centres. Bohn Stafleu van Loghum, Houten. https://doi.org/10.1007/978-3-319-76391-0
Coleman, S., Keen, J., Wilson, L., Mcginnis, E., Coleman, S., Nixon, J., … Nelson, E. A. (2014). A new pressure ulcer conceptual framework. Journal of Advanced Nursing, (April), 1–13. https://doi.org/10.1111/jan.12405
Dewi, H. P. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Dekubitus Pada Pasien Stroke Di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. Surakarta.
Goldstein, L. B. (2009). A Primer on Stroke Prevention Treatment : An Overview Based on AHA / ASA Guidelines. (L. B. Goldstein, Ed.). Dallas: American Heart Association National Center. Retrieved from www.wiley.com/go/strokeguidelines
Källman, U. (2015). Evaluation of Repositioning in Pressure Ulcer Prevention. Linkping University. Sweden: Linkoping University. https://doi.org/10.3384/diss.diva-117447
Karen L. Cooper. (2013). Evidence-Based Prevention of Pressure Ulcers. Critical Care Nurse Journal, 33(6), 57–67. https://doi.org/December 2013
Kementrian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta.
Neloska, L., Damevska, K., Nikolchev, A., Pavleska, L., Petreska-Zovic, B., & Kostov, M. (2016). The association between malnutrition and pressure ulcers in elderly in long-term care facility. Macedonian Journal of Medical Sciences, 4(3), 423–427. https://doi.org/10.3889/oamjms.2016.094
NPUAP. (2016). Pressure Injury Prevention Points. NPUAP National Pressure Ulcer Advisory, 2. Retrieved from http://www.npuap.org/wp-content/uploads/2016/04/Pressure-Injury-Prevention-Points-2016.pdf
NPUAP, EPUAP, & PPIA. (2014). Prevention and Treatment of Pressure Ulcers : Quick Reference Guide. (E. Haesler, Ed.). Western Australia: Cambridge Medi: NPUAP.
Okatiranti, Sitorus, R. E., & Tsuawabeh1, D. (2013). Risiko Terjadinya Dekubitus Berdasarkan Tingkat Ketergantungan Pasien di Ruang Perawatan Neurologi. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 1(3). Retrieved from http://jkp.fkep.unpad.ac.id/index.php/jkp/article/view/66/63
Sackley, C., Brittle, N., Patel, S., Ellins, J., Scott, M., Wright, C., & Dewey, M. E. (2008). The Prevalence of Joint Contractures , Pressure Sores , Painful Shoulder , Other Pain , Falls , and Depression in the Year After a Severely Disabling Stroke. Stroke.AHAjournals, 39, 3329–3334. https://doi.org/10.1161/STROKEAHA.108.518563
Tong, S., Yip, J., Yick, K., & Yuen, M. C. (2016). Pressure Ulcer Wound Care for Elderly in Home: A Case Report. Journal of Dermatology Research and Therapy, 2(3), 1–5. https://doi.org/10.23937/2469-5750/1510028
Trust, H. (2011). Pressure ulcer risk assessment. Nursing Times 24.01.12, 108(4), 2004–2007. Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/16aa/89a22d9e95cc4c5a306819d11c9aa7d82f32.pdf
Published
2019-11-07
How to Cite
ALIMANSUR, Moh; SANTOSO, Puguh. FAKTOR RESIKO DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE. Jurnal Ilmu Kesehatan, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 82 - 88, nov. 2019. ISSN 2579-7301. Available at: <https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/259>. Date accessed: 05 dec. 2019. doi: https://doi.org/10.32831/jik.v8i1.259.
Section
Articles